Awalnya tidak terlalu dibaca dengan seksama apa isi email yang masuk pada akhir tahun lalu, tapi menjelang berakhirnya bulan Januari ini, baru teringat dengan tantangan KBB#27 , setelah membuka email yg berisi petunjuk tantangan resepnya mulai berpikir apa dan bagaimana si cookies ini..:)
....."Fortune Cookie atau Kue Keberuntungan adalah sebuah kue yang tipis dan renyah, yang berisi sepotong kertas dengan kata-kata yang berisi petuah atau ramalan. Meskipun biasanya disebut sebagai kue keberuntungan Tionghoa, kue ini sesungguhnya diciptakan pertama kali di California, Amerika Serikat, dan bukan di Tiongkok.
Fortune Cookie banyak dijumpai di restoran China di Amerika. Disajikan setelah selesai makan oleh pelayan restoran sambil menyodorkan bill (rekening). Tidak hanya saat Tahun Baru Imlek, tapi sepanjang tahun. Fortune cookie adalah kue yang mungil dan renyah. Bahannya mirip bahan kue "semprong" tapi tidak gampang hancur. Mengapa diberi nama kue keberuntungan? Karena di dalam Fortune Cookie yang berukuran kecil dan teksturnya renyah ini akan ditemukan pesan `keberuntungan' yang ditulis di secarik kertas putih. Isi tulisan tersebut beragam. Ada yang isinya sekumpulan angka (siapa tahu bisa menang lotere), atau pesan-pesan asmara. Namun, kebanyakan isinya adalah petuah-petuah bijak dari negeri Tiongkok.
Menurut sejarah, Fortune Cookies berasal dari San Fransisco. Kue ini ditemukan oleh Makoto Hagiwara, keluarga asal Jepang pemilik Japanese Tea Garden di Golden Gate Park, San Fransisco, pada tahun 1909. Sempat ada orang lain yang mengklaim sebagai penemunya. Namanya David Jung; pendiri Hong Kong Noodle Company di Los Angeles. Namun, setelah melalui proses persidangan, pengadilan memutuskan bahwa Hagiwara-lah penemu yang sah.
Tak perlu terlalu serius menanggapi pesan dalam kue. Ada beberapa variasi `permainan' dalam mengonsumsi kue ini . Ada yang menganggap kue harus dimakan sampai habis agar keberuntungan terwujud, dan sebaliknya, kue tidak usah dimakan jika pesan di dalamnya tidak berisi keberuntungan. Itu bagi orang yang berpendapat bahwa pesan harus dibaca sebelum kue dimakan. Namun, ada pula yang menganggap kue harus dihabiskan dulu sebelum pesan dibaca...."
Aku mencoba membuat sesuai dengan resep, berharap hasilnya akan bagus sesuai dengan bayanganku, ternyata tidak semudah yang dikira, dalam pembuatan kukis ini ada beberapa kendala yang aku alami :
- suhu harus benar-benar diperhatikan di resep tertulis 300 derajat fahreinheit, ternyata di ovenku kudu dinaikkan lagi sampai 350 derajat fahreinheit agar matangnya cepat.
- membuatnya juga melipatnya kudu telaten apalagi suhu kukisnya masih panas...benar2 kudu usaha dan sabar
- dari 1 resep yang dibuat ada bbrp batch yg gagal, karena kekeringan, menjadi garing, ada yang dilipat patah ada yang masih lembek dan ketebalan, tapi semua itu adalah seninya mencoba resep ini.
- Akhirnya setelah berjuang dengan waktu yang bisa dibilang tidak cukup sebentar itu, menghasilkan sekitar 10 pieces fortune cookies....
- Tapi kalau ditanya mau mencoba lagi..?? sepertinya tidak buatku, kalau saja ada di indonesia pabrik yang memproduksi, lebih baik saya membeli daripada membuat hahahaha.......
Ada yang penasaran ? silahkan dicoba resep dibawah ini :
Ohya, berhubung tantangan kali ini pas bener dengan perayaan tahun baru cina, maka aku buat dalam versi merah dengan memberi bbrp tetes pewarna merah..., sesuai harapan agar dapat angpao dan keberuntungan seperti yg tertulis di sepotong kertas didalamnya......hehehe..........( iseng - iseng aja..)



